SAMPAI BERJUMPA KEMBALI
DI LIFEs 2023

Al-Mustaqeem

Al-Mustaqeem adalah penerjemah, penulis dan penyunting dari Kuala Lumpur, Malaysia. Saat ini ia sedang menerjemahkan Palace of Desire karya Naguib Mahfouz. Ia juga bekerja sebagai pemimpin redaksi IBDE Ilham, penerbit di Selangor, Malaysia.

Al-Mustaqeem is a Kuala Lumpur-based translator, writer and editor. He is currently translating Naguib Mahfouz’s Palace of Desire.He is also the chief editor at IBDE Ilham, a publishing house based in Selangor, Malaysia.

Adib M. Islam

Adib M. Islam adalah dosen Filologi di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia aktif dalam pelbagai kegiatan seminar, lokakarya dan diskusi ilmiah. Tulisannya tersebar di beberapa jurnal ilmiah nasional dan internasional.

Adib M. Islam is a lecturer of philology at the Arabic Language and Literature Department at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. He is actively involved in seminars, workshops, and scientific discussions. He has published papers in various national and international scientific or academic journals.

Lilis Shofiyanti

Lilis Shofiyanti adalah asisten data manajer pada program digitalisasi naskah kuno Digital Repository of Endangered and Affected manuscripts in Southeast Asia. Ia juga tengah menyelesaikan tesis tentang tradisi mocoan di Banyuwangi pada Program Magister Cultural Studies, Universitas Indonesia.

Lilis Shofiyanti is assistant data manager at Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia. She is also currently writing her thesis on the mocoan tradition in Banyuwangi, to complete her graduate program in Cultural Studies at Universitas Indonesia.

Akhmad Idris

Akhmad Idris adalah dosen bahasa Indonesia di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa dan Sastra Satya Widya Surabaya. Karyanya yang telah terbit adalah buku kumpulan esai Wasiat Nabi Khidir untuk Rakyat Indonesia (2020).

Akhmad Idris is a lecturer of Indonesian language at Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa dan Sastra Satya Widya Surabaya. He has published a collection of essays titled Wasiat Nabi Khidir untuk Rakyat Indonesia (2020).

Ayudya Dhiranty

Ayudya Dhiranty adalah seorang dosen periklanan, guru yoga dan manajer di sebuah perusahaan riset. Cerita pendeknya dimuat dalam Monade (2021), antologi alumni kelas sastra dan filsafat untuk pemula yang diselenggarakan oleh Ayu Utami.

Ayudya Dhiranty is a lecturer of Advertising, a yoga instructor, as well as manager at a research company. Her short story was published in Monade (2021), an anthology of short stories written by the alumni of Ayu Utami’s Literature and Philosophy Course for Beginners.

MATERI

  1. Sejarah singkat kaligrafi Arab dan hubungannya dengan puisi pada masa lalu.
  2. Praktek menggores huruf tunggal.
  3. Menulis huruf bersambung (bait puisi pilihan).
  4. Tanya jawab.

Peralatan yang dibutuhkan peserta

  1. Pena kaligrafi (drawing pen Snowman for Calligraphy ukuran 2.0 & 3.0) berwarna hitam.
  2. Buku tulis bergaris.
  3. Pensil 2B dan penghapus.

Rosida Erowati

Rosida Erowati adalah dosen di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia aktif di beberapa komunitas seperti Lab Teater Ciputat dan Literashinta Abdurrahman Wahid Center for Peace and Humanities UI.

Rosida Erowati is a lecturer at Indonesian Language and Literature Education Department, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. She is actively involved in communities such as Lab Teater Ciputat and Literashinta Abdurrahman Wahid Center for Peace and Humanities UI.

Nuruddin Al Akbar

Nuruddin Al Akbar adalah mahasiswa doktoral pada Departemen Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada (UGM). Penelitiannya berfokus pada dekolonisasi pengetahuan, perbandingan agama, demokratisasi di global south, studi gender, dan gerakan Islam.

Nuruddin Al Akbar is a doctoral student at Universitas Gajah Mada’s Department of Politics and Government. His research focuses on the decolonization of knowledge, comparative religion, democratization in the global south, gender studies, and Islamic activism.

Neneng Nurjanah

Neneng Nurjanah adalah dosen linguistik di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia juga aktif di lembaga Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Indonesia.

Neneng Nurjanah is a lecturer of linguistics at the Indonesian Language and Literature Education Department at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. She is also active at Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Indonesia.

Muhammad Aswar

Muhammad Aswar adalah penerjemah, editor dan dosen Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta. Ia adalah salah satu tim penulis buku Ensiklopedi Ulama Terpilih Indonesia (2021).

Muhammad Aswar is a translator, editor, and lecturer of Al-Qu’ran and Tafsir at STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta. He is part of Ensiklopedi Ulama Terpilih Indonesia (2021) writing team.

Novriantoni Kahar

Novriantoni Kahar adalah penulis dan penerjemah karya-karya berbahasa Arab. Ia baru saja menyelesaikan penerjemahan novel berbahasa Arab karya Nobelis Sastra Mesir, Naguib Mahfouz yang berjudul Bainal Qashrain atau Dua Mahligai.

Novriantoni Kahar is a writer and translator of works written in Arabic. He recently completed the translation of an Arabic novel Bainal Qashrain (translated title: Dua Mahligai) by Egyptian writer and recipient of the Nobel Prize in Literature, Naguib Mahfouz.

Mashuri

Mashuri adalah penulis puisi, novel, karya tulis ilmiah hingga esai jurnalistik. Kini ia berhikmat sebagai peneliti di Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur.

Mashuri writes poetry, novels, academic/scientific papers, and journalistic essays. Currently working as a researcher at Balai Bahasa in East Java.

Zacky Khairul Umam

Zacky Khairul Umam adalah Wakil Kepala Abdurrahman Wahid Center for Peace and Humanities di Universitas Indonesia. Pengkaji Islam dan Timur Tengah ini menyelesaikan disertasi tentang sejarah intelektual Ibrahim al-Kurani, pemikir Kurdi di Madinah. Karya terbarunya Renungan Pemikir Muslim Dunia (2021).

Zacky Khairul Umam is Deputy Head of Abdurrahman Wahid Center for Peace and Humanities, Universitas Indonesia. A researcher of Islam and the Middle East, he is currently completing his dissertation on the intellectual history of Ibrahim al-Kurani, a Kurdish thinker from Madina. His latest work is Renungan Pemikir Muslim Dunia (2021).

Ulil Abshar Abdalla

Ulil Abshar Abdalla adalah penulis dan pemikir Muslim. Ia memiliki minat kajian meliputi filsafat, teologi Islam, dan sastra Arab. Karyanya adalah Menjadi Manusia Rohani: Meditasi-meditasi Ibu ‘Atha’illah dalam Kitab al-Hikam (cetakan kedua, 2019).

Ulil Abshar Abdalla is a Muslim intellectual and writer. His research interests include philosophy, Islamic theology, and Arab literature. He wrote Menjadi Manusia Rohani: Meditasi-meditasi Ibu ‘Atha’illah dalam Kitab al-Hikam (2nd edition, 2019).

Boby es-Syawal el-Iskandar

Boby es-Syawal el-Iskandar menulis beberapa buku tentang kaligrafi. Ia mengajar kaligrafi di beberapa sekolah, kampus dan pesantren. Kini ia sedang merintis Rumah Batik Kaligrafi pertama di Indonesia.

Boby es-Syawal el-Iskandar has written several books on calligraphy. He teaches calligraphy at schools, campuses, and pesantren. Currently, he is setting up Rumah Batik Kaligrafi, the first in Indonesia.

Sasti Gotama

Sasti Gotama adalah cerpenis dan penerjemah. Kumcernya Mengapa Tuhan Menciptakan Kucing Hitam? (2020) adalah salah satu Buku Sastra Rekomendasi Tempo 2020.

Sasti Gotama is a short story writer and translator. Her short story anthology Mengapa Tuhan Menciptakan Kucing Hitam? (2020) was selected as one of Tempo’s Recommended Literary Books of 2020.

Usman Arrumy

Usman Arrumy adalah penyair asal Demak, Jawa Tengah. Ia menerbitkan buku puisi Hammuka Daimun (2016), terjemahan sajak-sajak Sapardi Djoko Damono dalam bahasa Arab. Karya terbarunya adalah Mata Waktu (2021).

Usman Arrumy is a poet from Demak, Central Java. Among his published works are a book of his own poetry Hammuka Daimun (2016), a translation of Sapardi Djoko Damono’s poetry into Arabic. His latest work is Mata Waktu (2021).

Heru Joni Putra

Heru Joni Putra adalah penulis dan kurator seni. Karyanya Badrul Mustafa, Badrul Mustafa, Badrul Mustafa (puisi, 2017) beroleh Buku Puisi Terbaik versi majalah Tempo (2018). Buku terbarunya Suara yang Lebih Keras: Catatan dari Makan Tan Malaka (2021).

Heru Joni Putra is an art curator and writer. His Badrul Mustafa, Badrul Mustafa, Badrul Mustafa (poetry, 2017) received Best Poetry Book award from Tempo magazine (2018). His latest book is Suara yang Lebih Keras: Catatan dari Makan Tan Malaka (2021).

Andre Septiawan

Andre Septiawan adalah penulis asal Pariaman, Sumatra Barat. Ia telah menerbitkan beberapa buku di antaranya Suara Murai dan Puisi-puisi Lainnya (puisi, 2018) dan Kalau Begitu Kita Juduli Saja Prosa Ini Omelan (kumcer, 2020).

Andre Septiawan is a writer from Pariaman, Sumatra Barat. He has published several books including Suara Murai dan Puisi-puisi Lainnya (poetry, 2018) and Kalau Begitu Kita Juduli Saja Prosa Ini Omelan (short story collection, 2020).

Sakdiyah Ma'ruf

Sakdiyah Ma’ruf adalah stand-up komedian. Ia pernah mendapat penghargaan Vaclav Havel International Prize for Creative Dissent 2015 dari Oslo Freedom Forum, Norwegia dan terpilih sebagai salah satu dari 100 Wanita Pilihan versi BBC 2018.

Sakdiyah Ma’ruf is a stand-up comedian. She received Vaclav Havel International Prize for Creative Dissent in 2015 from Oslo Freedom Forum, Norway and was selected as one of BBC’s 100 Women of 2018.

Frengki Nur Fariya

Frengki Nur Fariya Pratama adalah mahasiswa Magister Ilmu Susastra di Universitas Diponegoro, Semarang. Ia juga bergiat di Sraddha Institute di Surakarta.

Frengki Nur Fariya Pratama is a graduate student studying Literature at Universitas Diponegoro, Semarang. He is also active at Sraddha Institute in Surakarta.

Rofiq Hamzah

Rofiq Hamzah mengajar mata kuliah Filsafat di IAIN Tulungagung, Jawa Timur. Ia kerap menghadiri forum-forum kajian naskah Jawa. Kini ia sedang mempersiapkan buku Pesantren Nusanesia: Negosiasi Islam, Budaya Lokal, Politik dan Modernitas.

Rofiq Hamzah lectures in philosophy at IAIN Tulungagung, Jawa Timur. He often attends forums that conduct studies on Javanese manuscripts. He is currently preparing a book titled Pesantren Nusanesia: Negosiasi Islam, Budaya Lokal, Politik dan Modernitas.

Syahrial Tando

Syahrial Tando adalah komposer dan pendiri METAdomus. Ia pernah bergabung dengan Gumarang Sakti pimpinan koreografer Gusmiati Suid dan berkolaborasi dengan sejumlah seniman penting seperti Tony Prabowo, Dwiki Dharmawan, Joachim Schloman dan lain-lain.

Syahrial Tando is a composer and founder of METAdomus. He used to be a member of Gumarang Sakti, led by choreographer Gusmiati Said. He has collaborated with important artists such as Tony Prabowo, Dwiki Dharmawan, and Joachim Schloman.

Akhmad Sahal

Akhmad Sahal peminat kajian filsafat sosial dan politik. Ia pernah bekerja di Teater Utan Kayu dan Freedom Institute. Ia mendapatkan gelar master dalam filsafat politik dari New York University (NYU).

Akhmad Sahal places great interest in the philosophical studies of social and political issues. kajian filsafat sosial dan politik. He previously worked at Teater Utan Kayu and at Freedom Institute. He received his Masters degree in philosophy from New York University (NYU).

METAdomus

METAdomus adalah kelompok musik asal Minangkabau. Berbasis musik tradisi, mereka menggabungkan berbagai instrumen dan nuansa untuk menghasilkan musik kontemporer. Mereka pernah tampil di banyak festival musik, salah satunya Borneo World Music Expo di Kuching Serawak Malaysia.

METAdomus is a music group from Minangkabau. On a foundation of traditional music, they combine a variety of musical nuances and instruments to create contemporary music works. They have appeared in many music festivals,including Borneo World Music Expo in Kuching Sarawak Malaysia.

Nirwan Dewanto

Nirwan Dewanto adalah penulis, kurator seni dan penyunting sastra. Karyanya Satu Setengah Mata-Mata (2016) mendapatkan S.E.A Write Award 2018. Buku terbarunya Kaki Kata (esai, 2020).

Nirwan Dewanto is a writer, art curator, and literary editor. His work, Satu Setengah Mata-Mata (2016) received the S.E.A Write Award 2018. His latest book is Kaki Kata (essays, 2020).

Milton Hatoum

Milton Hatoum adalah penulis Brasil yang lahir dan tumbuh di keluarga migran Lebanon. Salah satu karyanya memenangkan penghargaan literatur bergengsi di Brasil dan Prancis. Bukunya telah diterjemahkan ke dalam 15 bahasa dan diterbitkan di 17 negara.

Milton Hatoum is a Brazilian writer, born and raised among a Lebanese immigrant family. One of his works won prestigious literary prizes in Brazil and France. His books have been translated into 15 languages in 17 countries/territories.

Navid Kermani

Navid Kermani adalah penulis Jerman keturunan Iran yang kajiannya berfokus pada Islam dan Timur Tengah. Pada tahun 2015 ia mendapatkan penghargaan Peace Prize of the German Book Trade (2015).

Navid Kermani is a German writer of Iranian descent whose research focuses on Islam and the Middle East. He received the German Book Trade’s Peace Prize in 2015.

Ibtisam Barakat

Ibtisam Barakat adalah penyair yang besar di Ramallah, Tepi Barat, Palestina dan kini tinggal di Amerika Serikat. Beberapa karyanya adalah Tasting the Sky: A Palestinian Childhood (memoar, 2007) dan Balcony on the Moon: Coming of Age in Palestine (2016).

Ibtisam Barakat is a Palestinian-American writer based in the US. Some of her works are Tasting the Sky: A Palestinian Childhood (memoire, 2007) and Balcony on the Moon: Coming of Age in Palestine (2016).

Fini Rubianti

Fini Rubianti pernah bergiat sebagai peneliti di Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina. Tulisannya tentang Baihajar Tualeka, aktivis binadamai Ambon, termaktub dalam Keluar Dari Ekstremisme: Delapan Kisah “Hijrah” Dari Kekerasan Menuju Binadamai (2018).

Fini Rubianti was previously active as a researcher at Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina. Her text on Baihajar Tualeka, a binadamai (peace-building) activist in Ambon, was published in Keluar Dari Ekstremisme: Delapan Kisah “Hijrah” Dari Kekerasan Menuju Binadamai (2018).

Zeffry Alkatiri

Zeffry Alkatiri adalah penulis fiksi dan non fiksi, pengajar dan peneliti di Departemen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Indonesia. Fokus kajiannya pada bidang sejarah sosial, politik, budaya, HAM dan Demokrasi.

Zeffry Alkatiri writes fiction and non-fiction; is a lecturer and researcher at the History Department, Faculty of Humanities, at Universitas Indonesia. His research focuses on social history, politics, culture, human rights and democracy.

Goenawan Mohamad

Goenawan Mohamad adalah intelektual publik, sastrawan dan kini juga beraktivitas sebagai perupa. Beberapa buku terbarunya adalah Rupa, Kata, Obyek, dan yang Grotesk (2021) dan Albert Camus: Tubuh dan Sejarah (2021).

Goenawan Mohamad is a public intellectual, literary writer, and is currently active as a visual artist. Several of his recently published books are Rupa, Kata, Obyek, dan yang Grotesk (2021) and Albert Camus: Tubuh dan Sejarah (2021).

Ruth Marini

Ruth Marini adalah sutradara dan aktor di teater dan film. Ia mengelola Aktor Cilik Indonesia, kelas akting untuk anak-anak dan Actorworks yang telah memproduksi dua film panjang dan dua pertunjukan teater.

Abdullah Maulani

Abdullah Maulani menyelesaikan Magister Filologi di Universitas Indonesia pada 2020. Kini ia bekerja di Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia.

Abdullah Maulani completed his Masters in Philology at Universitas Indonesia in 2020. He works at Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, with the Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia program.

Rukman Rosadi

Rukman Rosadi adalah sutradara Teater di Saturday Acting Club dan dosen di Jurusan Teater ISI Yogyakarta. Ia juga kerap terlibat sebagai aktor, casting director dan pelatih akting di beberapa film layar lebar di Indonesia.

Irfan Hakim

Irfan Hakim adalah sutradara, aktor teater dan pembaca puisi sejak 2009. Ia mendirikan Sun Community dan Rintara Foundation. Bersama Sun Community, ia sedang mempersiapkan lecture performance tentang puisi dan mitos-mitos.

Irfan Hakim is a film director, theater actor, and poetry reciter since 2009. He is the founder of Sun Community and Rintara Foundation. With Sun Community, he is preparing a lecture performance about poetry and myths.

Bernando J. Sujibto

Bernando J. Sujibto adalah adalah penerjemah dan staf pengajar di Program Studi Sosiologi UIN Sunan Kalijaga. Minat kajiannya meliputi aspek-aspek sastra dan sosial kebudayaan tentang Turki. Karya terbarunya adalah Kitab Hitam Turki (2021).

Bernando J. Sujibto is a translator and faculty member at UIN Sunan Kalijaga’s Sociology Study Program. His research interests include Turkish socio-cultural and literary aspects. His latest work is Kitab Hitam Turki (2021).

Muhammad Halabi

Muhammad Halabi adalah penerjemah yang menamatkan pendidikan di IAIN (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Karya terjemahannya yang termutakhir adalah Kisah 1001 malam (2019) dan Nahjul Balaghah (2019).

Muhammad Halabi is a translator who completed his studies at IAIN (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. His latest translation work is Kisah 1001 malam (2019) and Nahjul Balaghah (2019).

Muhammad Nur Jabir

Muhammad Nur Jabir menyelesaikan Program Magister di Islamic College for Advanced Studies Universitas Paramadina. Sejak 2016 ia menjabat direktur Rumi Institute. Ia menerjemahkan karya Jalaluddin Rumi Kitab Matsnawi Maknawi, Vol 1 dan Vol 2 (Bait 1-1939).

Muhammad Nur Jabir received his graduate degree from the Masters Program at Islamic College for Advanced Studies Universitas Paramadina. He has been director of Rumi Institute since 2016. He has translated the first and second volumes (verses 1 to 1939) of Jalaluddin Rumi’s Matsnawi Maknawi.

Fariq Alfaruqi

Fariq Alfaruqi menulis puisi dan esai. Ia pernah menjadi anggota Komite Buku Nasional. Saat ini ia bekerja sebagai program manager Yayasan 17.000 Pulau Imaji. Selain itu ia juga ikut mengelola Kedai Teroka dan Teroka Press.

Fariq Alfaruqi writes poetry and essays. He was a member of Komite Buku Nasional (National Book Committee) and is currently program manager of Yayasan 17,000 Pulau Imaji (1700 Pulau Imaji Foundation). He also manages Kedai Teroka and Teroka Press.

Sudarmoko

Sudarmoko adalah penulis dan akademisi yang baru saja menyelesaikan pendidikan doktor di Leiden Institute for Area Studies, Leiden University. Minat kajiannya meliputi sejarah sastra Indonesia, sejarah penerbitan, sosiologi sastra, sastra lisan, dan kebijakan kebudayaan.

Sudarmoko is a writer and academician who had just completed his doctorate at Leiden Institute for Area Studies, Leiden University. His research interests include the history of literary works in Indonesia, history of publishing, the sociology of literature, spoken literature, and cultural policies.

Oman Fathurahman

Oman Fathurahman adalah Profesor Filologi di FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Fokus kajiannya adalah manuskrip Islam Nusantara, khususnya berbahasa Arab, Melayu dan Sunda. Salah satu karyanya adalah Ithãf Al-Dhaki: Tafsir Wahdatul Wujud bagi Muslim Nusantara (2012).

Oman Fathurahman is a Professor in Philology at FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. His research focuses on Islamic manuscripts in the Archipelago, especially those written in Arabic, Malay, and Sundanese. Among his published works is Ithãf Al-Dhaki: Tafsir Wahdatul Wujud bagi Muslim Nusantara (2012).

Rahmatia

Rahmatia bekerja dalam banyak kegiatan riset, salah satunya dalam kajian filologi pada program PUTI Universitas Indonesia (2020). Bukunya adalah Kutika Ugi’ Sakke Rupa, Kajian Ekofenomenologi dalam Teknik Pertanian Bugis (2020).

Rahmatia takes part in various research activities, among others, a philology study at Universitas Indonesia’s PUTI program (2020). She wrote Kutika Ugi’ Sakke Rupa, Kajian Ekofenomenologi dalam Teknik Pertanian Bugis (2020).